Dalam momen sumpah pemuda yang masih terasa, mari kita kobarkan semangat ‘tuk maju. Jangan berpangku tangan dan duduk manis sambil tersipu malu. Kuatkan tekad kita untuk bersatu menghadapi tantangan yang mungkin gelap atau kelabu. Wahai pemuda! Di tanganmulah masa depan negeri ini berada. Wahai Pemudi! Bangkit dan bangun negeri ini. Warnai negeri ini dengan prestasi. Warnai negeri ini dengan ambisi, ambisi mengikis habis korupsi.

Bangunlah Putra Putri Pertiwi

Sinar matamu tajam namun ragu
Kokoh sayapmu semua tahu
Tegap tubuhmu tak kan tergoyahkan
Kuat jarimu kala mencengkeram

Bermacam suku yang berbeda
Bersatu dalam cengkerammu

Angin genit mengelus merah putihku
Yang berkibar sedikit malu malu
Merah membara tertanam wibawa
Putihmu suci penuh karisma

Pulau pulau yang berbencar
Bersatu dalam kibarmu

Terbanglah garudaku
Singkirkan kutu kutu di sayapmu
Berkibarlah benderaku
Singkirkan benalu di tiangmu
Hei jangan ragu dan jangan malu
Tunjukkan pada dunia
Bahwa sebenarnya kita mampu

Mentari pagi sudah membumbung tinggi
Bangunlah putra putri ibu pertiwi
Mari mandi dan gosok gigi
Setelah itu kita berjanji

Tadi pagi esok hari atau lusa nanti

Garuda bukan burung perkutut
Sang saka bukan sandang pembalut
Dan coba kau dengarkan pancasila itu
Bukanlah rumus kode buntut
Yang hanya berisi harapan
Yang hanya berisi khayalan

Iwan Fals ( Album Sarjana Muda 1981)

Lirik dikutip dari sini